Rabu, 26 Desember 2012

TUGAS KARYA ILMIAH


                                             MANFAAT LIDAH BUAYA UNTUK KESEHATAN



HALAMAN PERSETUJUAN

Nama                           : Indika Sanles
Nim                             : 12130013
Prodi                           : D III Farmasi
Judul                           : Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan

Telah disetujui  dalam pembuatan karya tulis ilmiah  :

Hari/ tanggal               : Rabu, 19 Desember 2012
Tempat                        : Universitas Kader Bangsa Palembang Kampus A

Dan telah diterimah dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah guna  untuk menyelesaikan tugas akhir semester.




                                                                        Palembang, 19 Desember 2011
                                                                                 Dosen Pembimbing



    Nuryusmarni,S.pd, M.Kes

HALAMAN PENGESAHAN

Nama                           : Indika Sanles
Nim                             : 12130013
Prodi                           : D III Farmasi
Judul                           : Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan

Telah disetujui  dalam pembuatan karya tulis ilmiah  :

Hari/ tanggal               : Rabu, 19 Desember 2012
Tempat                        : Universitas Kader Bangsa Palembang Kampus A

Dan telah diterimah dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah guna  untuk  menyelesaikan tugas akhir semester.





                                                                        Palembang, 19 Desember 2011
                                                                                    Dosen Pembimbing


 Nuryusmarni,S.pd, M.Kes

KATA PENGATAR

Puji dan syukur saya panjatkan ke- hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang melimpahkan rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikankarya tulis ilmiah ini dengan judul “MANFAAT LIDAH BUAYAUNTUK KESEHATAN” karya tulis ilmiah ini ditulis dalam rangka memenuhi tugas akhir semester mata kuliah Bahasa Indonesia Program Studi D III Farmasi.

Di dunia ini tak ada yang sempurna sehingga Karya tulis ilmiah ini pun tidak luput dari kesalahan dan kekurangan. Kritik yang membangun dari semua pihak  sangat  saya  harapkan demi kesempurnaan karya tulis ilmiah  saya selanjutnya.

Akhir kata saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya Ibu Nuryusmarni, S.pd, M.Kes yang telah berperan dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini dan semoga bermanfaat bagi para pembaca semuanya.

                                                                                                    Penyusun



   Indika Sanles      

    
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I PENDAHULUAN
1.1           Latar Belakang
1.2           Identifikasi Masalah
1.3           Batasin Masalah
1.4           Rumusan Masalah
1.5           Tujuan Penelitian
1.5.1   Tujuan Khusus
1.5.2   Tujuan Umum
1.6           Manfaat Praktikum
1.6.1   Bagi Penelitian
1.6.2   Bagi Masyarakat
1.6.3   Bagi Rumah Sakit
BAB II PEMBAHASAN
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
2.1 Kesimpulan
2.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Karakteristik tanaman lidah buaya
Karakteristik
Aloe barbaadensis Miller
Aloe ferok Miller
Aloe perryi Baker
Batang
Tidak terlihat jelas
Terlihat jelas (tinggi 3-5 cm atau lebih)
Tidak terlihat jelas (kurang lebih 0,5 m)
Bentuk daun
Lebar di bagian bawah, dengan pelepah bagian atas cembung
Lebar di bagian bawah
Lebar di bagian bawah
Lebar daun
6-13 cm
10-15 cm
5-8 cm
Lapisan lilin pada daun duri
Tebal
Di bagian pinggir daun
Tebal
Di bagian pinggir dan bawah daun
Tipis
Dibagian pinggir daun
Tinggi

 dan
warna bunga
25-30 (tinggi tangkai bunga 60-100 cm)
kuning
35-40


Merah tua hingga jingga
25-30


Merah terang


DAFTAR GAMBAR





Lidah Buaya (Aloe Vera Linn)
Sinonim                      :

Aloe barbadensis, Mil, Aloe vulgaris Lamk.
           
Klasifikasi                           :
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Ordo: Asparagales
Famili: Asphodelaceae
 Genus: Aloe
 Spesies: Aloe vera L.
Komposisi                   :

Sifat Kimiawi Dan Efek Farmakologis:
Rasa pahit, dingin, anti  radang, pencahar (Laxative), parasitiside. Herba ini
masuk ke meridian jantung,  hati dan pancreas.

Kandungan Kimia     :

Aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin, Aloesi

Nama Lokal               :
Lidah buaya (Indonesia), Crocodiles tongues (Inggris); Jadam (Malaysia), Salvila
(Spanyol), Lu hui (Cina), Natau (Filipina), Aloe (Prancis), Musabba (India),
Sabbar (Arab).


BAB I PENDAHULUAN

1.1            .         Latar Belakang
Lidah Buaya  atau   yang  biasa   disebut   Aloe  vera    (Latin: Aloe Barbadensis  Milleer) merupakan sejenis tanaman berduri yang berasal dari daerah  kering di  benua Afrika.  Tamanan Lidah Buaya  ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa bagi manusia.
Fakta sejarah yang ada menyebutkan  bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian! Tidak hanya itu, seorang dokter dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes. Tanaman Lidah Buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.
                                    Melinda Permatasari, Rabu 13 Juni 2012
Tanaman Lidah Buaya memiliki beragam jenis, setidaknya ada sekitar 200 jenis Tanaman Lidah Buaya yang telah diketahui. Dari ke 200 jenis tersebut yang paling bagus digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis Miller. Jenis ini setidaknya mengandung 72 jenis zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
 Dari 72 zat tersebut terdapat 18 macam asam amino,  karbohidrat, lemak,air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
1.2        Identifikasi Masalah
Lidah Buaya atau yang biasa disebut Aloe vera (Latin: Aloe barbadensis Milleer) merupakan sejenis tanaman berduri yang banyak manfaat bagi kesehatan  manusia biasanya yang digunakan atau dipakai  daun, bunga,dan  akar.
a. Batang Tanaman
Aloe Vera berbatang pendek, batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh  daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe Vera yang bertangkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun. Batang Aloe Vera juga dapat disetek untuk perbanyakan tanaman. Peremajaan tanaman ini dilakukan dengan memangkas habis daun dan batangnya, kemudian dari sisa tunggul batang ini akan muncul tunas-tunas baru atau anakan.
b. Daun
Daun tanaman Aloe Vera berbentuk pita dengan helaian yang memanjang, daunnya berdaging tebal, tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat. Tanaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada  waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun dapat mencapai 50 – 75 cm, dengan berat 0,5 kg – 1 kg, daun  melingkar rapat di sekeliling batang bersaf-saf.
c. Bunga
Bunga Aloe Vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian  berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan.
 d. Akar
Akar tanaman Aloe Vera berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.
1.3  .     Batasin Masalah                                                                                              Masyarakat hanya mengetahui selama ini lidah buaya hanya untuk menyuburkan rambut dan ternyata dari  karya tulis ilmiah ini bukan hanya untuk kecantikan saja, tetapi banyak manfaat  untuk kesehatan bagi manusia.
1.4  .     Rumusan Masalah

1.      Apa saja manfaat dari lidah buaya bagi kesehatan ?

2.      Begaimana cara membuat ramuan lidah buaya?


1.5  .     Tujuan Penelitian


1.5.1         Tujuan Umum           

Tujuan dari pembuatan karya ilmiah ini untuk memperoleh pengetahuan  bahwa lidah buaya  bermanfaat untuk  kesehatan.

1.5.2        Tujuan Khusus
Untuk memperkenalkan kepada masyarakat umum, khususnya kepada  Mahasiswa/mahasiwi Universitas Kader Bangsa  bahwa lidah buaya sangat bermanfaat bagi kesehatan  terutama  untuk kesehatan kecantikkan

1.6  .     Manfaat Praktikum

1.6.1        Bagi Penelitian

Dapat mengetahui manfaat  dan kegunaan lidah buaya untuk kesehatan sebagai obat herbal  yang hanya dianggap sebagai tanaman hias.


1.6.2        Bagi Masyarakat

Agar masyarakat tidak menggunakan obat bahan kimia yang banyak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan  dengan adanya lidah buaya sebagai obat herbal  menbuat masyarakat akan menyadari bahwa lidah buaya banyak manfaat  dan kegunaan bagi kesehatan

1.6.3        Bagi Rumah Sakit

Diharapkan  rumah sakit memberikan mengetahuan dan penyuluhan obat herbal khususnya lidah buaya bahwa sangat aman digunakan untuk obat dari pada bahan kimia yang akan menbuat ketergantungan dan ketagihan.

BAB  I PEMBAHASAN

Lidah buaya atau Aloe vera mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, saponin yang berfungsi sebagai anti mikroba dan 20 dari 22 jenis asam amino.   Mengingat begitu  banyaknya manfaat yang terkandung dalam lidah buaya, maka sangat di anjurkan bagi kita untuk menanam jenis tanaman ini
Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy  bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tetapi juga mengatasi berbagai penyakit misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,” ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif. Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit.
 Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam  kulit, lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda. Selain  wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan  luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar  karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan  pencahar yang baik.
Sejauh ini, menurut Dr. Freddy penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya, tetapi sejauh ini dari pasien saya  yang mengonsumsi suplemen berbahan dasar lidah buaya, reaksi yang muncul  adalah karena daya kerja obat yang melawan penyakit. Namun, yang perlu diingat menurut Dr. Freddy sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.
Memang tidak semua unsurnya rusak, tapi siapa yang mau hanya mendapat  ampas? Karena itu, sebaiknya segera konsumsi ramuan lidah buaya, baik yang  diracik atau yang sudah diolah, agar lebih terasa manfaatnya.
Berikut manfaat lidah buaya bagi kesehatan              :
  1. Gangguan pencernaan.
    Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut serta iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.
  2. Kesehatan mulut.
    Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.
  3. Perawatan kulit.
    Fungsinya juga
    menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, serta perbaikan dan peremajaan kulit (Awet Muda).
4.      Membantu gerakan usus.
Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.
  1. Menjaga berat badan.
    Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurukan berat badan
6.      Kekebalan.
Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas
untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  1. Luka bakar.
    Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari.
  2. Ketombe.
    Lidah buaya dapat membantu mengurangi gatal dan menghilangkan ketombe Lidah buaya juga bisa digunakan untuk perawatan rambut
    sebelum keramas.
9.       Sebagai detox
Jus lidah buaya selain sebagai peluruh racun yang alami, juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres.
10.   Sebagai obat pencahar
Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang  berguna sebagai obat pencahar yang kuat.
11.   Mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari, terutama bagi mereka yang kerap bekerja di luar ruangan.
  1. Mengatasi masalah kulit yang disebabkan cuaca, seperti kulit kering,
  2. kemerahan, mengelupas, dan iritasi ringan atau ruam.
  3. Memudarkan warna kemerahan pada memar di tubuh.
  4. Mengatasi rasa tidak nyaman yang disebabkan alat cukur.
  5. Mengatasi luka bakar ringan
  6. Meredakan kulit yang melepuh.
  7. Dapat digunakan sebagai krim anti penuaan dini atau untuk mengatasi keriput.
  8. Mengobati ruam akibat terkena getah tanaman.
  9. Mengatasi rasa gatal akibat gigitan serangga.
  10. Gunakan setiap hari untuk memudarkan bekas luka dan strecth mark, garis-garis putih atau merah akibat kehamilan.
  11. Merawat luka kecil akibat teriris pisau atau tergores.
  12. Memudarkan bintik bintik kehitaman pada kulit.
  13. Dapat berguna sebagai pengganti kondisioner dan jelly untuk rambut.
  14. Bisa digunakan untuk mengurangi jerawat.
  15. Digunakan untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
  16. Dapat digunakan sebagai body lotion alami.
  17. Untuk meredakan otot yang keram atau menegang.
  18. Digunakan untuk mengurangi keluhan pada masalah gusi.
  19. Mengatasi kutu air.
  20. Mengobatin penyakit maag
  21. Diabetes
Adhitya Putra, Senin 19 maret 2012

Beberapa cara membuat ramuan dari tanaman lidah buaya adalahn  sebagai berikut:
Radang Tenggorokan                       :
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.

Sembelit          :
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.

Diabetes Mellitus       :
Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Penurun Kadar Gula Darah            :
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak ½ gelas, 2 sampai 3 kali sehari.
Penyubur Rambut    :
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.

Batuk (yang membandel)     :
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.
Atasi Maag     :
Caranya: Gel segar dari sekitar 1 lembar daun lidah buaya, diminum untuk sekali minum. Dalam sehari perlu meminumnya sebanyak 2 kali. Untuk memperbaiki rasa gel bisa diberi madu secukupnya.
Kencing Darah                      :
Bahannya :
- 15 gr daun Lidah Buaya
- 30 gr Gula
- air beras secukupnya
Cara membuatnya :
Cuci Lidah Buaya sampai bersih, buang duri dan kulitnya, dan potong-potong seperlunya. Tambahkan gula dan air beras, lalu peras dengan menggunakan kain yang bersih lalu minum.
Wasir  :
Bahannya :
- 1/2 batang Lidah Buaya
- 1/2 cangkir air masak
- 2 sendok makan Madu
Cara membuatnya :
Cuci Lidah Buaya sampai bersih, hilangkan duri-durinya dan parut. Tambahkan air dan madu, aduk, saring lalu minum 3 kali sehari.
Batuk Rejan  :
Bahannya :
- 15-18 cm Lidah Buaya
- Gula secukupnya
- Air secukupnya
Cara membuatnya :
Setelah dicuci bersih, lalu rebus dan tambahkan gula. Setelah dingin, saring dan minum.
Mengatasi Kelelahan Mata   :
 caranya adalah sebagai berikut:
  • Iris bagian daun lidah buaya secara melebar
  • Dinginkan dalam lemari es selama beberapa menit
  • Gunakan untuk mengompres mata yang lelah
Untuk Memperhalus Agar Kulit Muka Dan Terlihat Cantik      :
Agar kulit muka selalu terlihat halus dan terlihat cantik, maka resep tradisionalnya adalah sebagai berikut:
  • Ambil 3 sendok getah lidah buaya yang diambil dari daun yang dikupas, lalu dilumatkan.
  • Sediakan 1 atau 2 tetes minyak esensial tea tree.
  • Campurkan kedua bahan tersebut
  • Oleskan pada bagian kulit yang terasa kering
  • Diamkan selama 10-15 menit lalu bisa dengan air dingin.
 Luka Terbakar dan Tersiram Air Panas (yang ringan)  :
 Daun dicuci bersih, ambil bagian dalamnya, tempelkan pada bagian  tubuh yang terkena api/air panas.
Luka Terpukul, Luka Dalam (muntah jarah)       :
10 - 15 gram bunga kering lidah buaya direbus, minum atau untuk pemakaian luar.
Bisul    :
Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya.
Cacingan, Susah Buang Air Kecil   :
15 - 30 gram akar kering lidah buaya direbus, minum.
Kencing darah           :
15 gram daun lidah buaya diperas, ditambah 30 gram gula, ditambah  air beras secukupnya, minum.
Kencing manis (DM)             :
1 batang lidah buaya dicuci bersih, dibuat durinya, dipotong-potong  seperlunya direbus dengan 3 galas air sampai menjadi 1 1/2 gelas, diminum sehari 3 x 1/2 gelas, sehabis makan
Kanker           :
Bahan: Satu buah pelepah lidah buaya yang sudah tua berukuran sedang, dibuang durinya, tapi jangan buang kulitnya.
Cara Membuat:
 Potong-potong dan rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan lidah buaya diminum 3 kali sehari. Setiap kali hendak minum, Anda harus membuat rebusan baru
Keputihan      :
Lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya lalu bagian dalamnya dijus, kemudian direbus bersama 30 gram sambiloto dan sirih secukupnya dengan air secukupnya. Setelah mendidih, gunakan air rebusan untuk membersihkan vagina dalam keadaan hangat-hangat.
Menghilangkan Ketombe        :
Bahan :
Dua batang lidah buaya.
Cara membuat dan memakai
Lidah buaya diiris atau dibelah hingga lendirnya keluar. Oleskan lender tersebut di kulit kepala sambil dipijat-pijat. Lakukan secara rutin dua kali sehari.
Mas Sugeng , 4 April 2012
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

2.1 .     Kesimpulan
            Dari karya tulis diatas, menyatakan bahwa lidah buaya bukan hanya untuk
kecantikan saja, tetapi juga sangat bermanfaat untuk  kesehatan bagi manusia yang selama ini dianggap lidah buaya hanya tanaman hias saja dan  pada khasiat lidah buaya tidak menimbulkan efek samping untuk kesehatan, yang menggunakan obat ramuan dari lidah buaya dan bila terjadi itu hanya  arlegi biasa, karena belum terbiasa mengomsumsi lidah buaya sebagai obat herbal, tetapi bagi Ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi ramuan ini.
2.2 .     Saran
1.      Masyarakat harus lebih memilih menggunakan obat herbal khususnya lidah buaya dari pada menggunakan obat berbahan kimia yang menyebabkan efek samping dan akan  mempengaruhi kesehatan untuk tubuh manusia.
2.      Pemerintah dan instansi terkait, diharapkan dapat mengembangkan lidah buaya  sebagai obat herbal yang sangat bermanfaat bagi manusia dengan begitu masyarakat akan pindah menggunakan obat herbal.

DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar